Bekasi TV NEWS
Bekasi 24

Ikut Jakarta, Bodebek Timbang Perpanjangan PSBB Hingga 22 Mei 2020

Mudik
Bodebek pertimbangkan ikuti Jakarta Terapka PSBB sampai 22 Mei 2020 (foro: okezone)

Bogor, Depok, dan Bekasi mempertimbangkan ikuti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI Jakarta hingga 22 Mei 2020.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim menilai, daerah penyangga Ibu Kota tidak akan bisa lepas dari kebijakan DKI Jakarta dalam pemberlakuan PSBB. Hal itu, dikarenakan penduduk wilayah Jabodetabek satu kesatuan yang aktivitasnya komuter.

“Komitmennya tetap bersama-sama (Jakar ta-Bodetabek) sebagai satu kesatuan wilayah pandemi Covid-19,” kata Dedie, Jumat (8/5).

Dedie mengatakan, kota Bogor sudah memperlihatkan hasil lebih baik dengan penerapan PSBB. Jumlah kasus positif Covid-19 di kota Bogor cenderung melambat dan kasus pasien positif sembuh bertambah.

Dia menjelaskan, arahan Gubernur Jabar Ridwan Kamil pada saat Rakor PSBB agar Bodebek bila memperpanjang tahap tiga dapat menyesuaikan waktunya dengan penerapan PSBB DKI Jakarta sampai 22 Mei 2020.

Tujuannya agar waktu atau jadwal PSBB selanjutnya diupayakan bersamaan dengan DKI sebagai satu kesatuan wilayah pandemi Covid-19. Pun demikian, lanjut Dedie, hal tersebut harus diputuskan dengan kepala daerah lain, Kabupaten Bogor, Kota Depok, dan kota/kabupaten Bekasi.

“Keputusannya, Akan dibicarakan terlebih dahulu di level kepala Bodebek pada saat evaluasi bersama PSBB tahap dua,” tambah Dedie.

Kota Bogor sendiri telah memperpanjang masa PSBB tahap dua hingga Selasa 12 Mei 2020 sejak diberlakukan PSBB pada 15 April 2020. Sementara itu, tiga pasien positif Covid-19 warga Kota Bogor dinyatakan sembuh kemarin.

Dengan demikian, total sembuh semula 14 orang menjadi 17 orang di Kota Bogor. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Bogor terbaru, Kamis (7/5/2020), jumlah kasus positif di Kota Bogor sebanyak 93 kasus dengan rincian 62 orang masih dalam penanganan medis, 14 orang meninggal dunia, dan 17 orang sembuh.

“Trennya kasus Covid-19 Kota Bogor membaik. Kemarin 14 sembuh, hari ini tambah 3 orang jadi total sudah ada 17 orang sembuh,” kata Kadinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno.

Sumber : Investor Daily