Bekasi TV NEWS
SYARIAH

Sangat Dahsyat Di Padang Masyhar, Persiapkan Diri Dengan Syariah

Bekasitv.  Sebagai umat Islam yang bertaqwa pada Allah, haruslah paham dengan syariah Islam sebagai mana yang terdapat dalam Alquran dan Hadist. Mereka yang selama di dunia mengingkari syariah dalam setiap ucapan dan perbuatannya.

Oleh karena itu sumber syariah Islam itu sendiri adalah: Alquran dan Hadist.

Dalam Islam ada aturan yang boleh atau wajib diikuti. Seperti makanan halal, minuman halal menurut islam,makanan haram menurut islam atau hukum penikahan, fiqih muamalah jual beli , hukum pidana dan lain sebagainya. Semua itu mengatur tentang tujuan hidup menurut islam.

DI mahsyar merupakan suatu tempat di mana semua manusia akan dibangkitkan dan dikumpulkan dalam satu tempat itu. Suasana saat itu sangat menakutkan. Dalam suatu riwayat dikatakan pada saat itu manusia dibangkitkan dalam bentuk yang mengerikan.

Ada yang berbentuk babi, ada yang bermuka hitam lebam, ada yang dibangkitkan dalam keadaan tak punya tangan dan kaki dan sebagainya. Hal itu sesuai dengan amal yang dikerjakan selama hidup di dunia. Selama di dunia tidak menjalankan apa-apa yang telah di syariah-kan, dan ditetapkan Allah.

Dalam riwayat yang lain diceritakan pula, pada saat itu jarak matahari sangat dekat dengan manusia yaitu satu jengkal di atas kepala. Tidak dapat dibayangkan betapa panasnya saat itu.

Rasulullah juga bersabda bahwa Padang Mahsyar memiliki suhu yang panas. Sebab, jarak matahari hanya sejengkal dari Padang Mahsyar sehingga manusia akan tenggelam dalam keringatnya sendiri sesuai amalan masing-masing.

Pada hari kiamat, matahari didekatkan jaraknya terhadap makhluk hingga tinggal sejauh satu mil. Sulaim bin Amir (perawi hadits ini) berkata: ‘Demi Allah, aku tidak tahu apa yang dimaksud dengan mil.”

Siksaan di Padang Masyhar

Apakah ukuran jarak perjalanan, atau alat yang dipakai untuk bercelak mata?

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Sehingga manusia tersiksa dalam keringatnya sesuai dengan kadar amal-amalnya (yakni dosa-dosanya).”

Di antara mereka ada yang keringatnya sampai kedua mata kakinya. Ada yang sampai kedua lututnya, dan ada yang sampai pinggangnya, serta ada yang tenggelam dalam keringatnya.’ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan isyarat dengan meletakkan tangan ke mulut beliau.

Sebelum adanya hisab amal ternyata ada tiga golongan yang dipanggil oleh Allah untuk masuk surga. Tiga golongan ini bebas dari hitungan amal. Siapa saja tiga golongan tersebut? Dalam kitab Syarh Daoiqul Akhbar halaman 28 disebutkan bahwa ada tiga golongan yang dipanggil ke surga sebelum perhitungan atau hisab amal perbuatan.

Pertama, orang-orang yang mempunyai keutamaan, yaitu orang-orang yang sabar dan memaafkan ketika dizalimi. Kedua, orang-orang yang sabar atas menjalankan amal saleh sebagai bentuk ketaatan kepada Allah dan sabar dalam menghindari segala bentuk kemaksiatan kepada Allah. Ketiga, orang-orang yang saling mencintai karena Allah. Oleh karena itu, semoga kita masuk kepada salah satu dari ketiga golongan tersebut.

Syafaat

Di Padang Mahsyar, Nabi Muhammad akan memberikan syafaat kepada tujuh hamba pilihan-Nya. Berdasarkan hadist riwayat Al Bukhari dan Muslim, ketujuh hamba tersebut adalah 1) pemimpin yang adil, 2) pemuda yang tumbuh dalam ibadah, 3) Seseorang yang hatinya terpaut pada masjid, 4) dua orang yang saling mencintai karena Allah, 5) seseorang yang diajak berzina dan menolak karena Allah, 6) orang yang berdzikir kepada Allah di waktu sunyi dan berlinang air matanya.

Selain ada yang diberi safaat, namun disana ternyata ada juga umat Islam yang justru akan diusir Rasulullah akibat kesalahannya selama di dunia. Bahkan Rasulullah enggan didekati mereka.

Rasulullah SAW menjelaskan, bahwa nantinya Ia akan menunggu umatnya di pinggir telaganya di alam Mahsyar. Namun Rasulullah menjelaskan bahwa diantara umatnya nanti akan ada yang diusir malaikat. Mereka seperti onta yang kehilangan sang pemilik sehingga mendatangi tempat-tempat minum orang lain namun akan diusir.

Hidup Di Dunia

Dalam Islam ada aturan yang boleh atau wajib ikuti. Seperti makanan halal, minuman halal menurut islam,makanan haram menurut islam atau hukum penikahan, fiqih muamalah jual beli , hukum pidana dan lain sebagainya. Semua itu mengatur tentang tujuan hidup menurut islam.

Untuk itu sebagai umat Islam yang bertaqwa pada Allah, haruslah paham dengan syariah Islam sebagai mana yang terdapat dalam Alquran dan Hadist. Oleh karena itu sumber syariah Islam itu sendiri adalah: Alquran dan Hadist.