Bekasi TV NEWS
SYARIAH

Netizen Pertanyakan Presiden Tak Ucapkan Duka

Joksan
Mantan Panglima TNI, Jend. (Purn) Joko Santoso.

Sejumlah tokoh dan rakyat berduyun-duyun ucapkan duka cita mendalam untuk mantan Panglima TNI Jend. (Purn.) Djoko Santoso.

Namun dari akun media sosial Panglima Tertinggi TNI, yakni Presiden RI Joko Widodo belum juga ada tanda-tanda ucapan duka cita. Hal ini membuat sejumlah tokoh mempertanyakan sikap Presiden Joko Widodo.

Ustadz Haikal Hassan, pria yang akrab disapa Babe Haikal itu menyinggung tidak adanya ucapan bela sungkawa dari Jokowi.

Hal tersebut disampaikannya lewat status twitternya @haikal_hassan; pada Selasa (12/5/2020).

Dalam postingannya, ustadz yang akarab dipanggil Babe Haikal itu menuliskan sindiran keras.

Walau tidak menyebut langsung nama Jokowi, dirinya menyebut bagi sebagian orang kematian sosok penyanyi lebih berjasa ketimbang wafatnya Panglima TNI.

Buat sebagian orang, penyanyi lebih berjasa bagi negara ketimbang seorang Jendral sekaligus Panglima yang menjaga kedaulatan NKRI,” tulis Babe Haikal.

Fenomena tersebut pun disampaikannya hanya ada di Indonesia.

Sekali lagi, ini hanya ada di Indonesia,” tambahnya.

Sedangkan Fadli Zon adalah Wakil Ketua Umum Partai Gerindra dan Wakil Ketua DPR periode 2014-2019.

Dalam pengamatan Fadli Zon di akun twitter, sampai saat ini belum ada ucapan duka cita dari Presiden Jokowi atas wafatnya Djoko Santoso.

Fadli Zon seperti menyampaikan pendapat orang lain yang menanyakan sikap Presiden Jokowi itu melalui cuitan di twitter, Selasa (12/05/2020).

Fadli Zon langsung me-mention cuitannya ke akun twitter @jokowi.

@fadlizon: Pak @jokowi, sy lihat di TL twiter tak ada ucapan duka cita dr Presiden thd wafatnya Jend TNI Purn Djoko Santoso, mantan Panglima TNI. Sementara utk bbrp artis yg wafat ada ucapan. Ada yg bertanya kenapa? Itu aja.

Cuitan itu kemudian mendapat komentar beragam dari sejumlah netizen.

Puisi Karawang Bekasi

Sementara itu, aksi Jokowi yang tak ikut belasungkawa untuk Djoko Santoso turut mendapat perhatian dari Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi.

Dia pun kemudian menyinggung masyarakat untuk tidak terlalu mempermasalahkan hal tersebut. Sebab, sejatinya TNI memang lebih dekat pada rakyat.

“Jajaran TNI memang lebih dekat dengan rakyat. Biarkan tetap begitu. Tak perlu sedu sedan itu, kata Chairil Anwar,” ujar Adhi di Twitter pribadinya.

“Publik heran, tak ada ucapan duka cita Presiden Jokowi atas meninggalnya mantan Panglima TNI Djoko Santoso, beda pada saat artis meninggal,” sindir akun Mas Piyuuu via Twitter, Selasa (12/5/2020)

Lebih lanjut, Adhie Massardi menukil penggalan puisi karya Chairil Anwar berjudul “Karawang-Bekasi”. Di mana petikan itu menggambarkan kondisi TNI yang sebenarnya.

“Kami cuma tulang-tulang berserakan, tapi adalah kepunyaanmu, kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan,” katanya.

Profil Djoko Santoso

Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso, MSi. lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 8 September 1952 (umur 67 tahun).

Ia adalah Panglima Tentara Nasional Indonesia sejak 28 Desember 2007 hingga 28 September 2010.

Menurut wikipedia, sebelumnya Djoko pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat dari 18 Februari 2005 hingga 28 Desember 2007.

Kemudian, dia terjun ke dunia politik dan menjabat sebagai anggota Dewan Pembina Partai Gerindra.

Ia pun pernah menjabat sebagai Ketua Badan Pemenangan Nasional untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pilpres 2019.