Bekasi TV NEWS
Bekasi 24

Dampak Corona, Pemkot Tangsel Agar Perhatikan Pengusaha UMKM

pedagang UMKM
Para pedagang di kota Tangerang Selatan masih beraktivitas di tengah kondisi PSBB (foto:liputan6.com)

Ciputat. Biem Benjamin menyatakan, dampak virus corona saat ini sangat memukul masyarakat bawah, utamanya sektor UMKM yang pendapatannya bergantung harian dan tidak memiliki tabungan. Demikian diungkap Biem Benjamin kepada Kotatangsel.com, Minggu (17/05) di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.

Menurut bakal calon walikota Tangsel ini, perbankan seperti Bank Banten harusnya dapat berperan aktif untuk membantu UMKM untuk mempertahankan usahanya.

“Bank Banten bisa lebih agresif untuk mendukung UMKM, utamanya sektor usaha yang masih berpotensi tumbuh,” kata Biem.

“Pihak perbankan bisa melakukan jemput bola dan memaksimalkan Kredit Usaha Rakyat (KUR), sehingga UMKM bisa bertahan dan tidak mati suri,” lanjutnya.

Biem Benjamin menjelaskan, kondisi perlambatan ekonomi saat ini sebagai akibat virus Corona sangat terasa sekali di kota Tangerang Selatan. Apalagi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), terasakan sekali dampaknya terhadap ekonomi rumah tangga.

Kendati demikian, menurutnya, kini banyak pengusaha UMKM berinovasi dengan sistem penjualan online. “Karena kondisi PSBB ini, UMKM berimpovisasi untuk dapat bertahan. Seperti pedagang sayur melakukan penjualan produknya dengan cara memesan secara online. Kemudian pembeli tinggal menunggu kiriman pesanan sayurannya di rumah.”

“Ini salah satu bentuk terobosan pengusaha kecil untuk bisa bertahan di tengah kondisi pendemik virus corona,” imbuh Biem.

Selain itu menurut putra ketiga seniman legendaris Benyain Sueb ini, pemerintah kota Tangerang Selatan harus memberikan perhatian besar untuk pengusaha kecil ini.

“Pemerintahan kota Tangsel yang sekarang tinggal beberapa bulan ini,  setidaknya bisa mencarikan terobosan alternatif untuk pengusaha kecil. Dampak krisis global yang membayangi sekarang, pasti akan berdampak besar untuk pengusaha kecil,” kata Biem.

Biem menambahkan, bisa saja pemerintah kota mendorong Bank Banten untuk memberikan akses permodalan kepada UMKM. Adanya improvisasi pengusaha kecil yang kini beralih cara berjualan secara online, harusnya bisa tanggapi dengan baik oleh pemerintah kota.

Menurut Biem, kota Tangsel masyarakatnya bertumpu pada sektor jasa, sektor jasa ini kedepannya harus bisa membuka kesempatan bagi UMKM.

Sumber: kotatangsel.com