Bekasi TV NEWS
Bekasi 24

DPP AWPI: Bansos Untuk Jurnalis Dipastikan Tepat Sasaran

Kemensos
Kemensos sebut data Bantuan Sosial (Bansos) belum sempurna, dan perlu penyisiran. (kemensos)

Ribuan wartawan  yang bekerja di tengah kondisi menghadapi Pandemi Covid 19 dipastikan sangat membutuhkan bantuan sosial (Bansos).

Menurut Ketua Umum DPP Asosisasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI), Hengki Ahmat Zajuli, mengingat hampir seluruh wartawan anggotanya terdampak Covid-19.

“Hampir semua wartawan yang bernaung di dalam AWPI terdapak Covid-19,” lanjutnya.

Henki Zajuli
Ketum DPP AWPI Hengki Ahmat Zajuli

“Mereka berada di garda terdepan dalam kondisi pendemi sekarang ini, dan resikonya juga tinggi,” kata Zajuli, di Lampung (21/05).

 

Kendati demikian, menurut Zajuli, mereka tidak mungkin meminta-minta untuk mencari bantuan, walau mereka sangat membutuhkannya.

Menurut Zajuli, Menteri Sosial Julian P. Batubara pun menyatakan bahwa data bantuan Sosial masyarakat terdampak Covid 19  belum sempurna masih tumpang tindih. Kementerian Sosial juga masih membuka kesempatan untuk memperbaharui data masyarakat yang terdampak Covid 19.

Pernyataan Mensos JP Batubara itu menurut Ketum DPP AWPI Hengki A.Z  merupakan angin segar atau kabar gembira bagi  para Jurnalis untuk mendapatkan Bansos Tunai. Pertimbamgan logisnya, memasukan Wartawan sebagai terdampak penerima manfaat dipastikan tidak akan salah sasaran.

“Selain itu, Menteri Sosial sudah mempersilahkan agar pemerintah Daerah menyisir kembali data tersebut,” imbuh Zajuli.

“Pemerintah bisa meminta data tersebut kepada asosiasi wartawan atau supervisi kepada pemilik media, bersama dengan pemerintah daerah melalui Dinas Sosial,” ujarnya.

Zajuli mengatakan, pihaknya dari pengurus AWPI di daerah siap membantu untuk validasi wartawan anggotanya. Pemerintah daerah sebaiknya segera untuk melakukan penyisiran data Bansos.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, Kementerian Sosial, Harry Hikmat mengatakan dari sisi penyaluran memang Kemensos melakukannya secara bertahap. Seperti contoh sembako untuk wilayah Jabodetabek itu sudah masuk ke tahap ke tiga. Tetapi untuk Bantuan Sosial Tunai (BST) itu tahap pertama dan memang bertahap menyalurkannya.

“Jadi kalau dari Kemensos memang bantuan itu belum merata, tapi kan bantuan tidak hanya dari Kemensos, ada juga bansos yang lain. Itu juga termasuk BLT yang baru sekitar 15%,” ucap Harry, Kalibata, Jakarta (20/5/2020).

Penyunting: Albayan