Bekasi TV NEWS
Bekasi 24

Mudik Lebaran Saat Corona, Indonesia Menjadi Sorotan Dunia

mudik
Seorang petugas kepolisian tengah bertugas menjaga mudik lebaran (fotoL Okezone.com)

Menjelang mudik lebaran tahun 2020, di tengah kondisi pendemi covid-19 ini banyak mengkhawatirkan banyak pihak. Media internasional TheGuardian melaporkan, Indonesia mencatat jumlah kasus harian tertinggi. Judul berita yang ditulis: “Global report: Indonesia cases top daily record as Muslim world prepares for ‘saddest’ Eid”, Jumat (22/05).

Dalam laporannya, TheGuardian menulis, Indonesia telah melaporkan jumlah harian kasus virus corona terbanyak.  Pada saat bersamaan di negara terpadat keempat di dunia itu bersiap untuk menandai perayaan Idul Fitri.

Masih mengutip dari TheGuardian, para pejabat mengatakan virus telah menyebar pada tingkat tercepat selama sembilan hari terakhir, sebagian disebabkan oleh wabah yang memburuk di Jawa Timur.

“Pada hari Kamis, negara itu melaporkan 973 infeksi baru, sehingga jumlah total kasus yang dikonfirmasi menjadi 20.162. Pihak berwenang telah meminta militer dan polisi untuk mencegah kedatangan di Jakarta sampai ada keputusan untuk pembukaan secara penuh kembali diizinkan,” demikian tulis TheGuardian.

Pada hari Jumat, 5.101.997 kasus coronavirus telah dilaporkan di seluruh dunia, dengan AS mencatat jumlah infeksi tertinggi. Ada kekhawatiran yang berkembang tentang wabah di Brasil, yang mencatat jumlah kematian harian terbesar pada hari Kamis, ketika 1.188 kematian.  Brasil sekarang memiliki 310.087 kasus yang tercatat – dipandang sebagai kemungkinan diremehkan mengingat kurangnya pengujian di negara itu – dan hampir menyalip Rusia untuk menjadi negara yang paling parah dilanda di belakang AS.

Di seluruh dunia, banyak negara Muslim mengatakan mereka akan memperketat pembatasan akhir pekan ini untuk Idul Fitri. Menandai berakhirnya waktu tersuci dalam kalender Muslim, bulan puasa Ramadhan.

Momen Kritis

Belum lama ini pemerintah memang melakukan pelonggaran aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Pelonggaran tersebut malah membuat ribuan masyarakat berbondong-bondong memenuhi bandara, pelabuhan, dan stasiun kereta api.

Dokumen perjalanan palsu dan surat keterangan kesehatan yang dapat diperjualbelikan digunakan sebagai dalih agar masyarakat yang berada di Jakarta, bisa menjalankan tradisi tahunan pulang kampung atau mudik ke daerah asal masing-masing.

“Ini adalah momen kritis,” kata Doni Monardo, kepala satuan tugas mitigasi COVID-19 Indonesia, dikutip dari AFP. “Saya khawatir orang-orang yang pergi ke daerah lain akan kembali terinfeksi dan semua upaya kami akan sia-sia.”

Editor: Albayan.