Bekasi TV NEWS
Bekasi 24

Ekstra Keras Bimaspol Dan Babinsa Atasi Warga Mustikajaya “Aksi Keluar Rumah Belanja Lebaran”

warga belanja
Warga tumpah ruah belanja di Mustka Jaya

“Aksi Keluar Rumah” warga terus memadati Jalan Utama Perumahan Dukuh Zamrud, Mustikajaya, Kota Bekasi. Kemacetan panjang pun tak terhindarkan pada Sabtu (23/5) hingga malam hari.

Melansir dari Posbekasi.com, Sabtu (23/5/2020), Bimaspol Padurenan Bripka Misman mengatakan pihaknya sudah berusaha mengurai kemacetan sepanjang tiga kilometer.

“Kami terus berusaha untuk mengurai kemacetan lalu lintas di tempat warga berbelanja di Mustikajaya, dan  Jalan Raya Bantar Gebang ke Setu yang mengular sepanjang 3 kilometer,” katanya.

“Sejak sore hingga malam situasi seperti tidak ada wabah Covid-19. Ratusan orang tumpah ruah berbelanja pakaian lebaran memenuhi jalan,” kata Misman.

“Warga seperti tidak mengindahkan adanya wabah wabah pandemi Covid-19, dan tidak mengindahkan protokol jaga jarak,” ujarnya.

Selain petugas Bimaspol, Misman juga dibantu oleh Babinsa Padurenan Serma Sarwono untuk menutup semua portal keluar masuk Zamruh tepat jam 20.00 WIB.

“Penutupan portal sudah diberlakukan sejak dua pekan ini yang dibantu anggota Satlantas Polsek Bantar Gebang.  Selain itu juga pihak kelurahan Padurenan melakukan tutup buka, dann hanya warga Dukuh Zamrud yang boleh masuk. Sedangkan warga lain yang sudah berada di dalam sebelum pukul 20.00 kita minta untuk meninggalkan tempat,”ucapnya.

Sedangkan Babinsa Padurenan Serma Sarwono mengatakan pihaknya terus memantau situasi agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan.

“Kami terus pantau situasi ini sejak siang hingga malam, dan berupaya untuk mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas,” kata Sarwono.

“Sampai pukul 23.00 WIB tadi situasi kondusif, semua portal kita perintahkan ditutup dan tidak boleh lagi ada yang selain warga Dukuh Zamrud,” kata Misman.

Sementara itu tampak Lurah Cimuning Nani Nariah memantau ramainya warga yang memadati toko dan lapak di jalan utama Dukuh Zamrud. Warga yang berbelanja sampai meluber ke wilayah Kelurahan Cimuning, dan tidak mengindahkan protokol jaga jarak. Bahkan  warga yang