Bekasi TV NEWS
Bekasi 24

Begini Alasan Kota Bekasi Gelar Sholat Idul Fitri di 1000 Masjid

Sholat Id
Walikota Bekasi sampaikan ada sekitar 1000 masjid gelar sholat Id. (foto: TribunJakarta/Yusuf Bachtiar)

Pemerintah Kota Bekasi mengizinkan masjid-masjid di 51 wilayah kelurahan zona hijau menggelar sholat Idul fitri berjemaah  di tengah masa PSBB,

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Minggu, (24/5/2020) mengatakan, sedikitnya ada 1.000 masjid yang hari ini melaksanakan sholat idul fitri.

Sebelumnya pemerintah kota Bekasi mengijinkan masjid melakukan sholat idul fitri di 51 kelurahan zona hijau.

Menurut catatannya, terdapat sekitar 1250 masjid, jumlah kelurahan zona hijau hingga saat ini mencapai 90 persen dari total wilayah.

“Kalau di Bekasi Selatan aja ada 115 masjid, se-Kota Bekasi kalau ada hampir 90 persen kelurahan yang dinyatakan hijau. Jumlah masjid yang melaksanakan sholat id hari ini kurang lebih 1.000,” kata Rahmat Effendi di Masjid Al-Kautsar Pekayon, Bekasi Selatan .

Meski begitu, dia mendapat informasi masih ada beberapa masjid di zona hijau memilih tidak menggelar sholat id berjamaah.

“Saya dapat kabar ada beberapa masjid yang tetap mempertahankan untuk tidak melaksanakan ssholat, ya bersyukur enggak apa-apa Pemkot Bekasi sudah berusaha,” ungkapnya.

Dia menambahkan, masjid-masjid di zona hijau satu hari sebelum sholat id sudah menerima distribusi bantuan handsanitizer dan masker.

Di samping itu, pihaknya juga sudah mengambil sampel sebanyak dua orang untuk dilakukan rapid test di tiap-tiap RW yang berada di kelurahan zona hijau.

Rapid Tes

“Di tingkat RW-nya kami sudah melakukan rapid separuhnya dari rapid itu kemarin dinyatakan reaktif. Tapi begitu masuk swab di Labkesda Kota Bekasi itu hasilnya negatif,” tegas dia.

Dia tidak menutup kemungkunan masih terjadi penularan kasus baru Covid-19 di Kota Bekasi. Untuk itu, warga harus tetap waspada dengan mengikuti protokoler kesehatan.

“Tentu kewaspadaan tetap ada, Kota Bekasi PSBB-nya sampai tanggal 26 Mei, tapi kita terus harus menjaga, menggunakan masker dan tentunya menjaga jarak serta hindari kegiatan-kegiatan keramaian,” tegas dia.

Hingga hari minggu ini, dia mengklaim, pasien Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit rujukan hanya tersisa 12 orang.

“Saya liat secara makro tinggal 12 pasien (dirawat), kemarin masih ada 4 pasien yang sudah melakukan isolasi mandiri 14 hari, Kalau sudah 14 hari saya akan minta swab lagi,” tegasnya.

Sumber: Tribunjakarta