Bekasi TV NEWS
SYARIAH

Siap New Normal, Pekan Depan Walikota Bekasi Izinkan Sholat Jumat Berjamaah Di Masjid Zona Hijau

sholat Jamaah
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi (tengah) saat mengikuti salat id di Masjid Al-Kautsar Pekayon, Bekasi Selatan, Minggu, (24/5/2020). (foto: TribunJakarta/Yusuf Bachtiar)

Mulai Pekan depan, Jumat (5/6) kota Bekasi pertimbangkan untuk mengizinkan sholat Jumat berjamaah di masjid. Hal ini diungkap Walikota Rahmat Efendi, tidak lama setelah Presiden Jokowi Meninjau persiapan New Normal di Kota Bekasi (26/5).

“Insya Allah minggu depan sudah bisa melakukan kegiatan sholat jumag berjamaah dengan daerah yang dinyatakan hijau,” ujar Rahmat dikutip dari Kompanews.com pada Selasa (26/5/2020).

Namun, kebijakan itu belum diputuskan secara final.

Pihaknya masih harus rapat dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait keputusan tersebut. Selain itu, ia juga masih perlu melihat perkembangan kasus Covid-19 di Kota Bekasi.

“Insya Allah Jumat ini kita rapat dengan MUI nanti, terus kondisi reproduksinya, kondisi transmisinya, kondisi geografinya kita pertimbangkan untuk bisa sholat Jumat,” kata Rahmat.

Meski demikian, menurut Rahmat, sholat Jumat berjemaah itu harus tetap digelar dengan menggunakan protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19.

Seperti wajib mengenakan masker, menyiapkan hand sanitizer dan jaga jarak saat beribadah.

“Masyarakat sudah rindu, hampir 3 bulan dikurung, diisolasi. Makanya kalau dibolehkan, akan dijaga jaraknya sedemikian rupa. Memang jarak harus ditata, karena droplet itu menurut saya 1 meter sampai 1,5 meter,” ucap Rahmat.

Sebelumnya, Pemkot Bekasi mengizinkan umat Muslim di 51 kelurahan yang masuk zona hijau Covid-19 untuk sholat Idul Fitri berjemaah di masjid atau lapangan.

Pemkot Bekasi juga sudah mengizinkan restoran beroperasi kembali mulai Selasa (26/5/2020), dan boleh menyediakan tempat duduk untuk makan di tempat.Namun, jarak tempat duduk harus direnggangkan dibanding sebelum pandemi Covid-19 , juga diwajibkan mengenakan masker saat memesan makanan.

Selama ini restoran di Kota Bekasi masih memberlakukan drive thru atau pesan antar selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Berdasarkan data website resmi corona.bekasikota.go.id, ada 295 pasien positif Covid-19 di Kota Bekasi hingga Selasa ini. Dari data tersebut, sebanyak 248 pasien positif sembuh dan 31 pasien meninggal dunia.